Kompres Dingin atau Panas Untuk Meringankan Nyeri Otot

Anda bingung harus kompres dingin atau panas untuk meringankan nyeri otot maupun sendi yang Anda alami?

Tidak perlu bingung! Di sini, Anda akan mendapatkan jawabannya.

Kompres Dingin atau Panas Untuk Meringankan Nyeri Otot
Kompres dingin atau kompres panas?

Terkadang, saat nyeri otot melanda, selain dengan koyo maupun obat pereda nyeri, kita lebih memilih alternatif lain yang lebih aman. Salah satunya adalah dengan mengompres bagian yang sakit tersebut.

Kita cenderung menggunakan air panas atau hangat untuk meredakan nyeri pada otot maupun sendi. Karena, kompres hangat dipercaya dapat melancarkan aliran darah dan meregangkan otot-otot yang tegang. Namun, apakah benar begitu?

Kompres Dingin atau Panas Untuk Meringankan Nyeri Otot ?

Nyeri otot sendiri dapat disebabkan oleh berbagai macam faktor selain karena adanya penyakit tertentu. Pertama, nyeri otot yang disebabkan oleh cedera, kemudian, nyeri otot yang disebabkan bukan karena cedera. Maka dari itu, penanganannya juga berbada.

Nah, untuk mengurangi nyeri otot akibat cedera ringan maupun berat, Anda disarankan untuk mengompresnya dengan air dingin atau es yang sudah dimasukkan ke dalam kantung khusus atau di buntal handuk.

Menurut Mayo Clinic, kompres dingin atau dengan es dapat mengurangi peradangan dan pembengkakan serta memar pada bagian otot yang mengalami cedera.

Kompres dingin untuk meringankan nyeri otot ini dapat dilakukan pada 48 jam pertama setelah terjadinya cedera. Durasi kompres dingin ini dilakukan selama 20 menitan kurang lebih. Ada baiknya, pengompresan diulangi 4 sampai 6 jam sekali.

Sementara untuk kompres air hangat, sebaiknya dilakukan 48 jam setelah cidera terjadi untuk mengurangi risiko terjadinya pembengkakan yang lebih parah.

Untuk sekedar merilekskan otot-otot dan persendian, Anda juga bisa berendam atau mandi dengan air hangat. Karena, mengompres dengan berendam air hangat atau panas adalah kegiatan yang berbeda.

Mengompres membutuhkan alat khusus untuk menempelkannya langsung di kulit. Baik itu dengan botol, kantung khusus, maupun dengan handuk atau saputangan.

Nah, sekarang Anda sudah tahu, kan, kapan harus menggunakan kompres dingin atau panas untuk meringankan nyeri otot yang Anda derita?

Apabila dalam waktu beberapa minggu keluhan nyeri otot Anda tidak kunjung membaik, sebaiknya Anda segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar bisa segera ditangani guna mencegah kondisi yang lebih parah.

Selain dengan obat dokter, Anda juga bisa menggunakan bahan-bahan alami untuk mengobati nyeri otot yang Anda derita, baik karena cedera maupun masalah lainnya.

Anda bisa menggunakan QnC Jelly Gamat sebagai solusinya. Khasiat lengkapnya silakan kunjungi ยป Obat nyeri otot alami

Demikianlah informasi mengenai Kompres Dingin atau Panas Untuk Meringankan Nyeri Otot di atas kami sampaikan. Semoga bisa menjawab kebingungan Anda selama ini.

SALAM SEHAT

1 Trackbacks & Pingbacks

  1. Inilah Manfaat Mandi Air Hangat Bagi Penderita Nyeri Otot

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*